Kelayakan finansial usahatani tanaman lada

Hasil penelitian menunjukkan bahwa:

Kelayakan finansial usahatani tanaman lada

Agribisnis Unej Analisis Finansial dan Ekonomi Analisis finansial adalah analisis kelayakan yang melihat dari sudut pandang petani sebagai pemilik. Analisis finansial diperhatikan didalamnya adalah dari segi cash-flow yaitu perbandingan antara hasil penerimaan atau penjualan kotor gross-sales dengan jumlah biaya-biaya total cost yang dinyatakan dalam nilai sekarang untuk mengetahui kriteria kelayakan atau Kelayakan finansial usahatani tanaman lada suatu proyek.

Beberapa hal lain yang harus diperhatikan dalam analisis finansial ialah waktu didapatkannya returns sebelum pihak-pihak yang berkepentingan dalam pembangunan proyek kehabisan modal. Analisis ekonomi adalah analisis usahatani yang melihat dari sudut perekonomian secara keseluruhan.

Dalam analisis ekonomi yang diperhatikan ialah hasil total, atau produktivitas atau keuntungan yang didapat dari semua sumber yang dipakai dalam proyek untuk masyarakat atau perekonomian sebagai keseluruhan, tanpa melihat siapa yang menyediakan sumber-sumber tersebut dan siapa dalam masyarakat yang menerima hasil proyek tersebut.

Menurut DjaminSoetriono perbedaan antara keduanya adalah: Harga Pada analisis finansial harga yang digunakan adalah harga pasar market pricesedangkan pada analisis ekonomi untuk mencari tingkat profitabilitas ekonomi akan digunakan harga bayangan.

Menurut Suad Husnan dan Suwarsonobeberapa cara penggunaan harga bayangan antara lain sebagai berikut: Menurut Djaminborder price yang relevan untuk input dan output impor adalah harga impor CIF lepas dari pelabuhan dikurangi segala jenis bea masuk, pajak impor, dan lain sebagainyasedangkan pada input output yang merupakan barang ekspor maka border price yang relevan digunakan adalah harga FOB pada titik masuk pelabuhan ekspor.

Kalau proyek tersebut menciptakan tenaga kerja, maka harga bayangan tenaga kerja jauh lebih rendah dibandingkan dengan upah yang dibayarkan perusahaan kepada mereka. Sedangkan pada analisis ekonomi pembayaran pajak tidak dikurangkan dalam perhitungan benefit proyek yang diserahkan pada pemerintah untuk kepentingan masyarakat sebagai keseluruhan, dan oleh karena itu dianggap sebagai biaya.

Perbedaan penekanan pada analisis finansial dan analisis ekonomi yang telah diuaraikan sebelumnya dapat dilihat pada Tabel 1 berikut ini. Diantara perbedaan yang telah diuraikan, analisis finansial dan ekonomi juga memiliki beberapa persamaan yaitu mengenai kriteria dalam perhitungan.

Perhitungan pada analisis finansial dan ekonomis dilakukan dengan menggunakan kriteria yang sama yaitu discounted kriteria. Caranya adalah dengan menggunakan discounting factor, sebagai berikut: Nilai IRR secara tepatnya dapat dicari dengan menggunakan rumus: Menurut Gray, dkkuntuk tujuan analisis kelayakan, pasar dalam negeri dianggap sebagai bagian dari pasaran dunia sehingga keunggulan komparatif di pasar dalam negeri dinilai berdasarkan perbandingan antara opportunity cost rill dari produksi dalam negeri dengan border price yang relevan.

Produksi yang relevan untuk produksi dalam negeri yang melebihi konsumsi nasional adalah harga FOB untuk ekspor, sedangkan untuk jenis barang tradable yang produksi dalam negerinya kurang dari konsumsi nasional, border price yang relevan adalah harga CIF.

Pada proyek yang feasible layak atau memiliki keunggulan komparatif, berarti dari segi efisien proyek tersebut dinilai menguntungkan, dengan kata lain opportunities cost dari sarana produksi yang dipakai oleh proyek lebih rendah daripada opportunities cost sumber-sumber yang perlu digunakan untuk mendapatkan atau menghemat satu dolar.

Sebaliknya jika proyek tidak layak atau tidak memiliki keunggulan komparatif, artinya proyek tersebut mengakibatkan pemborosan sumber-sumber nasional karena peluang investasi yang tersedia diluar proyek masih mampu memberikan tingkat keuntungan yang lebih tinggi.

Di Kecamatan Antrabrantah tanaman yang ditanam oleh petani responden sebelum menanam kopi adalah padi gogo dan jagung. Dari kedua tanaman tersebut ternyata yang memiliki produksi dengan nilai jual tertinggi adalah padi gogo yaitu sebesar Rp6. Nilai tukar resmi OER yang digunakan adalah nilai tukar rata-rata pada tahun sebesar Rp9.

Berdasarkan nilai- nilai tersebut maka diperoleh faktor konfersi bahan baku SCF tahun adalah sebesar 1, sehingga harga bayangan nilai tukar mata uang yang diperoleh adalah sebesar Rp9.

Indonesia telah mengekspor pupuk urea, maka harga bayangan dihitung dengan harga menggunakan harga FOB dan mengimpor pupuk SP dan KCl, maka harga bayangan dihitung dengan menggunakan harga CIF. Sedangkan harga bayangan pupuk kandang yang digunakan adalah sama dengan harga privatnya, karena pupuk kandang termasuk barang yang tidak diperdagangkan.

Tenaga kerja yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari masyarakat daerah setempat yang mengangur bila tidak ada perkebunan kopi, sehingga diasumsikan bahwa nilai production foregone sama dengan nol, selain itu karena berasal dari masyarakat setempat maka diasumsikan tidak ada biaya pengangkutan tenaga kerja.

Berdasarkan rumus tersebut maka harga obat-obatan yang dikelompokkan berdasarkan komponen komponen impor dan domestik pada tahun dapat di lihat pada Tabel Berdasarkan perhitungan komponen impor dan domestik yang terkandung dalam obat-obatan, maka diperoleh rata-rata harga bayangan obat-obatan yang merupakan hasil penjumlahan antara harga komponen impor dan domestik.

Adapun penetapan harga bayangan obat-obatan dapat dilihat pada Tabel 5. Sprayer tersebut merupakan barang impor dengan menggunakan harga CIF. Perhitungan harga bayangan sprayer pestisida dapat dilihat pada Tabel6. Harga bayangan untuk bangunan dan alat-alat pertanian selain sprayer pestisida yang digunakan dalam usahatani kopi adalah sama dengan harga privatnya karena bangunan dan alat-alat pertanian tersebut termasuk barang yang tidak diperdagangkan untradable inputs.

Harga bayangan kopi kering giling, lada, dan kakao diperoleh dari harga batas border price FOB karena merupakan komoditas ekspor. Berdasarkan uraian penentuan harga privat dan harga bayangan, maka perbedaan diantara keduanya dapat dilihat pada Tabel 8.RINGKASAN.

ERICK SITANGGANG (/SEP) dengan judul skripsi “ ANALISIS USAHATANI DAN TATANIAGA LADA HITAM”.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lau Sireme, Kecamatan Tiga Lingga, Kabupaten Dairi. Analisis kelayakan finansial usahatani lada (Piper nigrum, L) di Desa Kunduran Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Lahat Sumatera Selatan.

Kelayakan finansial usahatani tanaman lada

Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 6(1), 32– Suprapto, Hayani, Suroso, T. Soemantri. RINGKASAN.

Book Section

ERICK SITANGGANG (/SEP) dengan judul skripsi “ ANALISIS USAHATANI DAN TATANIAGA LADA HITAM”.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lau Sireme, Kecamatan Tiga Lingga, Kabupaten Dairi. Maemunah Mochtar vetconnexx.com [email protected] Blogger 4 1 25 tag:vetconnexx.com,blogpost.

AS I was walking all alane: I heard twa corbies making a mane: The tane unto the tither did say, 'Whar sall we gang and dine the day?' '—In behint yon auld fail dyke. Produksi Tanaman Pangan 19 B. Pembangunan pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian 55 F.

Kondisi Umum Pembangunan Pertanian Tahun 6 Insentif finansial dan bantuan teknis untuk mengembangkan sistem pertanian yang memberikan peningkatan nilai ekonomi dan sekaligus jasa lingkungan Prasarana usahatani lain yang.

Soetriono: ANALISIS FINANSIAL DAN EKONOMI